26 Agustus
2015

VMware Virtual SAN

VMware VSAN (Virtual Storage Area Network) ini sangat sederhana, storage (penyimpanan data) secara virtual ini dirancang dan dioptimalkan menggunakan sekumpulan/gabungan beberapa hypervisor (hypervisor-converged) untuk digunakan sebagai shared storage (penyimpanan data berbagi pakai) oleh sekumpulan VM (Virtual Mesin) dalam lingkungan vsphere virtual infrastruktur.
VMware VSAN sesungguhnya hanyalah salah satu fitur yang telah tersedia pada VMware VSphere Hypervisor (ESXi Server) sejak versi 5.5 dan untuk mengaktifkan nya dibutuhkan lisensi (VMware VSAN License).
VMware VSAN juga disebut sebagai penyimpanan data (storage) yang didefinisikan menggunakan perangkat lunak (Software-Defined Storage) pada VMware Hypervisor (Sistim Operasi untuk menghasilkan beberapa virtual mesin).
VMware VSAN juga hanya dapat digunakan oleh sekumpulan VM (virtual mesin) yang berada pada kelompok/gugusan (cluster) yang sama.

Kebutuhan Minimum

Untuk mengaktifkan VMware VSAN dibutuhkan minimum adalah:

  1. 3 (Tiga) fisikal server hypervisor (VMware ESXi)
  2. Masing-masing server hypervisor minimum terdiri dari:
    1. 1 (satu) SSD (Solid State Drive) dengan minimum IOPS kelas adalah kelas D: 20.000-30.000 writes per second
    2. 1 (satu) HDD (Hard Disk Drive) dengan jenis yang sama (SATA, SAS, atau NL-SAS)
  3. RAID Controller dari masing-masing server harus memiliki fasilitas JBOD (Just a Bunch Of Disks)
  4. Direkomendasikan semua server yang akan digunakan untuk VSAN memiliki konfigurasi hardware yang sama.
  5. Lisensi VMware VSAN

Fitur yang diberikan oleh VMware VSAN

  • Pengelolaan Tunggal Satu Jendela: Untuk mengelola VM dan Storage hanya dibutuhkan web browser (disarankan menggunakan firefox) yang diarahkan ke alamat IP (ip address) dari server Virtual Center. Tidak dibutuhkan pelatihan untuk pengelolaan Storage khusus dari vendor tertentu misalnya EMC, NetApp dan lain-lain. Penyediaan storage bagi virtual mesin cukup dengan 2(dua) atau 3(tiga) kali klik. Perbedaan penggunaan fisikal SAN dan virtual SAN dilingkungan virtual mesin dapat dilihat pada gambar berikut:
  • Pengendalian Berbasis Kebijakan Virtual Mesin (VM Policy): Tidak ada lagi pengaturan konfigurasi RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks) maupun LUN (Logical Unit Number), semua pengaturan penggunaan storage oleh virtual mesin diatur secara otomatis melalui pengaturan kebijakan virtual mesin (VM Policy).
  • Tersedia (Built-in) Toleransi Kegagalan: Data tidak akan hilang hanya karena kegagalan disk, host/server, jaringan/network. Jumlah disk, host/server, jaringan/network yang dapat di toleransi dalam kegagalan dapat di tentukan saat menetapkan kebijakan storage (storage policy) dari setiap virtual mesin.
  • Dapat dioperasikan dengan fitur VMware lainnya: Virtual SAN sepenuhnya terintegrasi dengan fitur inti dari vSphere seperti Ketersediaan Tinggi (HA: High Availability), Penjadwalan Sumber Daya Tersebar (DRS: Distributed Resource Scheduler) dan vMotion. Leverage vSphere Snapshots, vSphere Data Protection , dan vSphere Replication untuk perlindungan data , backup , kloning cepat dan transfer data di cluster atau situs(site).
  • Arsitekturnya unik dibangun dalam hypervisor: Virtual SAN tertanam (embedded) didalam kernel vSphere hypervisor dengan demikian memiliki jalur data terpendek dalam proses I/O (input/output), sehingga mengoptimalkan kinerja pada CPU.
  • Caching disisi server: kinerja virtual mesin ditingkatkan dan latensi penyimpanan (storage latency) diminimalkan oleh caching yang berada disisi server sehingga mempercepat lalu lintas input/output (I/O) baca/tulis disk, dengan memanfaatkan ssd flash disk level enterprise (minimal SSD dengan IOPS kelas D: 20.000-30.000 writes per second).
  • Dapat diperbesar (Scale Up) dan diperluas (Scale Out): Skala dari VMware VSAN dapat diperbesar (Scale Up = Kapasitas Disk di tambah) dan juga dapat diperluas (Scale Out : Jumlah Controler / Host diperbanyak dan juga kapasitas disk turut ditambah), seperti terlihat pada gambar berikut:
  • TCO (Total Cost of Ownership) lebih rendah hingga 50%: Arsitektur penyimpanan (storage) dengan menggunakan kumpulan hypervisor tersebar yang memanfaatkan komponen hardware standar industri (berbasis x86 processor) dapat menurunkan belanja modal (CapEx: Capital Expenditures) storage sebanyak 50 persen. Jika Anda tahu vSphere, maka anda tahu Virtual SAN tertanam dalam hypervisor dan dapat dikelola secara menyeluruh melalui vSphere Client Web, dengan demikian tidak diperlukan nya ketrampilan khusus untuk mengelola sistim storage. Mengurangi kebutuhan untuk investasi awal yang besar karena kebutuhan minimal hanyalah 3(tiga) server berbasis x86 processor dengan masing-masing server hanya diisi 1(satu) SSD dan 1(satu) HDD, dengan demikian dapat menghindari penyediaan awal yang berlebihan atau membayar lebih untuk kapasitas dan kinerja yang kebutuhannya di masa depan. TCO dapat dilihat pada gambar berikut:

Apakah Anda Butuh VMware VSAN?

Mengacu pada harga lisensi (VMware VSAN License) yang terbilang cukup tinggi karena berbasis pada jumlah soket processor, yaitu sekitar $.2.500 USD/soket processor (Dua Ribu Lima Ratus Dolar Amerika). Dengan demikian untuk kebutuhan minimum dengan 3 (Tiga) server dengan masing-masing server menggunakan 2(dua) soket processor, maka biaya yang dibutuhkan hanya untuk VMware VSAN berkisar 6 x $.2.500 = $.15.000 USD, harga ini diluar dari harga lisensi VMware VSphere dan harga hardware nya.
Maka untuk menjawab pertanyaan ini ada beberapa petunjuk/point yang perlu diperhatikan yaitu:

  1. VMware VSAN hanya dapat digunakan oleh virtual mesin (VM) dalam kelompok (cluster) VSAN, dan anda belum tentu memerlukan nya.
  2. Jika kebutuhan anda dapat mencapai 30 (Tiga Puluh) virtual mesin dengan asumsi 1 (satu) server menangani 10 (sepuluh) virtual mesin, maka sebaiknya anda menggunakan VMware VSAN sebagai storage karena akan terasa sekali perbedaan faktor pembiayaannya (TCO: Total Cost Ownership), atau
  3. Jika kebutuhan anda dapat mencapai 30.000 (Tiga Puluh Ribu) IOPS (Input Output Per Second) dengan asumsi 1 (satu) server memiliki minimum 10.000 (Sepuluh Ribu) IOPS, maka sebaiknya anda menggunakan VMware VSAN sebagai storage, atau
  4. Jika kebutuhan anda dapat mencapai 15 (Lima Belas) virtual mesin (VM) dan anda butuh kinerja (performace) yang lebih (bisa mencapai 7x dibanding external storage), maka sebaiknya anda menggunakan VMware VSAN sebagai storage.

Di Terbitkan Oleh Winston Sahusilawane Pada Rubrik VMware : 26 Agustus, 2015 |