06 Mei
2010

Optimize Addon Domain

Hilangkan Aksess ke AddOn Domain lewat Main subdomain

Kebanyakan shared hosting mengijinkan kita untuk hosting banyak domain/site dari hosting account tunggal yang kita miliki, misalnya seperti HostMonster yang pernah saya gunakan. Namun fasilitas AddOn domain ini ada sedikit kendala yang muncul, yaitu:

  1. Search Engine akan memberikan tag yang sama pada 2(dua) address yang berbeda (www.addon-domain.main-domain.com dan www.addon-domain.com, hal ini tentunya akan menimbulkan duplikat isi dari www.main-domain.com
  2. Bila situs kita dibangun menggunakan WordPress, maka situs kita dapat diakses lewat www.addon-domain.com dan juga lewat www.addon-domain.main-domain.com, namun aksess lewat www.addon-domain.main-domain.com akan menimbulkan masalah yang tidak inginkan.

Jika situs kita dibangun menggunakan WordPress, maka untuk mengatasi kendala tersebut diatas dapat kita gunakan trik lewat file .htaccess yang umumnya secara otomatis dibuat oleh WordPress saat kita menggunakan fitur Permalinks secara custom. File .htaccess seperti contoh dibawah ini perlu kita tempatkan pada direktori AddOn domain.

<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} sahusilawane\.net$
RewriteRule ^(.*)$ "http\:\/\/www.antaramaluku\.com\/" [R=301,L]
RewriteBase /
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>

dimana pada contoh file .htaccess diatas, sahusilawane.net yang terdapat pada baris ketiga ‘RewriteCond’ adalah domain utama kita dan www.antaramaluku.com adalah AddOn domain kita.

Di Terbitkan Oleh Winston Sahusilawane Pada Rubrik WordPress : 06 Mei, 2010 |